Apa Betul Bedak Talc Dapat Mengakibatkan Kanker?

Bedak tabur talc dibuat dari talc, yakni mineral yang memiliki sejumlah zat semacam magnesium, silikon, serta oksigen. Bubuk tabur itu bisa berperan untuk melembabkan serta membantu meminimalisasi efek nyeri yang disebabkan oleh gesekan. Bedak ini amat bermanfaat untuk kulit kering serta membantu melakukan pencegahan terjadinya ruam. Talek sendiri bisa ditemukan di sejumlah produk kosmetik semisal bedak tabur bayi, bedak utk orang dewasa, lipstik, serta produk kosmetik yang lainnya.

Lalu, apakah yang menjadikan talc berbahaya? Sejumlah talc rupa-rupanya memiliki asbes (asbestos), senyawa yang kita ketahui bisa mengakibatkan kanker paru-paru bila terhirup oleh manusia. Sejumlah perempuan sudah menaburkan bedak talek di daerah area genital, hal itulah yang kemudian menaikan resiko kanker. Tapi, kita tidak boleh menyerap informasi begitu saja, karena harus kita tahu jika tidak seluruh talc terkandung asbes.

Bila produk bedak tabur Kamu mengandung talc yang tergolong ke dalam karsinogen (yang bisa mengakibatkan kanker) pastinya produk itu tidak bakal lolos dari BPOM, ‘kan? Di Amerika sendiri, sejumlah produk talc sudah lulus uji Food and Drug Administration (FDA) jelang dijual di toko-toko. Ini artinya bahwa keamanannya dari dulu sudah terjamin.

Jadi, apakah bedak talc aman untuk digunakan?

International Agency for Research on Cancer (IARC) – salah satu bagian dari World Health Organization (WHO) mengindentifikasi bedak talc kedalam 3 kategori dibawah ini:

Talc yang mengandung asbes diklaim sebagai karsinogen
Menghirup talc yang tidak terkandung asbes, tidak diklasifikasi jadi karsinogen
Tapi, menurut bukti riset yang terbatas, bedak talc bila dipakai untuk daerah genital bisa memiliki potensi untuk menjadi karsinogen

Masih terdapat pro serta kontra diantara hubungan talc dan kanker ovarium. Sejumlah riset menyatakan jika pemakaian talc di daerah genital bisa menaikan resiko, tapi beberapa yang lainnya mengatakan tidak menemukan meningkatnya resiko terhadap kanker ovarium. Ahli riset mengatakan jika talc dipakai dengan luas untuk sejumlah produk kecantikan, jadi bagus untuk memberi pemaparan mengenai adanya faktor resiko terhadap kanker. Tiap individu yang memakai talc memang beresiko, tapi resiko itu sangat kecil.

Gimana dengan kanker paru? Sejumlah penelitian pun menolak pengungkapan adanya peningkatan risiko saat talc yang mengandung asbes itu terhirup, sementara beberapa yang lainnya menyetujui jika adanya peningkatan resiko. Bermula dari dugaan asbes yang terhirup di pekerja tambang bisa memicu kanker paru, tapi ketika bekerja di bawah tanah, pastinya terdapat zat lainnya yang bisa memicu resiko terhadap kanker paru, seperti radon.

Sebab masih simpang siur hingga terdapat bukti2 terkini yang jelas, para ahli riset merekomendasikan untuk membatasi pemakaian talc. Walau membantu melembapkan, kata dr. Adetunji Toriola, ahli epidemiologi Washington University, yang dilansir web Scientific American, talc bisa mengakibatkan peradangan. Kanker ovarium bisa terjadi karena peradangan. Tapi, hubungan talek dan peradangan indung telur tersebut yang masih belum dapat dipastikan. Ada bagusnya Kamu perhatikan bahan2 kandungan di kosmetik, hingga jika terjadi alergi, Kamu tidak kembali membeli bahan2 yang sama.

2 thoughts on “Apa Betul Bedak Talc Dapat Mengakibatkan Kanker?”

Leave a Reply

Your email address will not be published.