Model Italia Ini Tercengang oleh Tudingan Pemerkosaan Cristiano Ronaldo

Sosok model dari Italia, Rafaella Fico, ikut buka suara mengenai tudingan pemerkosaan yang melibatkan Cristiano Ronaldo.

Rafaella Fico yang merupakan satu dari sekian banyak bekas kekasih Cristiano Ronaldo mengatakan tudingan pemerkosaan amat tak dapat diyakini.

Sebagaimana dipahami sebelumnya, Cristiano Ronaldo dikatakan sudah berbuat tindak asusila pada salah satu wanita dari Amerika Serikat.

Memberikan tanggapan soal laporan itu, Rafaella Fico menuturkan jika Cristiano Ronaldo merupakan seorang pria sejati yang tak mungkin berbuat aksi asusila.

Di dalam pernyataannya, Rafaella pun mengakui pernah jadi kekasih Ronaldo selama 11 bulan saat 2009 lalu.

Ketika itu, CR7 berpacaran dengan model dari Italia tersebut saat tengah berkostum Manchester United.

“Saya pernah menjadi kekasih Cristiano Ronaldo selama 11 bulan, di kala ia masih bermain buat Manchester United, ” tutur Rafaella dilansir BolaSport. com dari Football-Italia.

“Saya terus tercengang saat membaca mengenai tudingan semacam ini. Ronaldo ialah lelaki normal, rileks serta terus berperilaku sebagaimana sesosok lelaki sejati bersama aku, ” katanya melanjutkan.

Rafaella pun menceritakan aktifitas bintang Juventus ini saat masih berpacaran dengannya.

“Dia malahan latihan di rumah, memoles otot perutnya usai dinner sembari menyaksikan film. Ia tentu saja menjalani 4 atau 5 set berisi dua puluh hitungan, ” katanya.

Rafaella Falco sendiri terkenal sebagai seorang model yang juga sudah berpacaran dengan Mario Balotelli.

Dia sampai-sampai melahirkan salah satu putri dari hubungannya dengan Mario Balotelli, yang kala itu membela Manchester City.

Namun begitu jalinan kasih mereka berdua tidak bergulir cukup panjang, keduanya mulai berpacaran di Juni 2011 serta berakhir pada April 2012.

Dianggap Sebagai Tim Terkuat, Siapa yang Bisa Hentikan Juventus?

Perfect, merupakan ungkapan yang dapat mendeskripsikan perjalanan Juventus semenjak kampanye musim turnamen 2018-2019 berlangsung.

9 pertandingan melalui banyak turnamen telah dipecahkan Si Nyonya Tua di kampanye musim itu pada mana segalanya usai bersama hasil positif.

Yang terbaru, Bianconeri berhasil menghajar Young Boys dengan skor 3-0 di partai ke 2 penyisihan grup Liga Champions, Rabu (3/10) malam.

Hat-trick Paulo Dybala di partai itu menghantarkan Juventus makin tetap menjadi pemuncak klasemen Grup H bersama koleksi perfect enam angka.

Juventus sekarang pun memuncaki klasemen sedangkan Serie A bersama koleksi 21 angka melalui pencapaian 7 hasil positif.

Pencapaian perfect 9 pertandingan perdana pun menghantarkan Juventus mendapatkan start paling baik keduanya semenjak kampanye musim perdana pada Serie A (1929-1930).

Juventus sendiri punya paket lengkap yang telah dibuktikan bersama raihan-raihan paling baik sampai minggu itu.

Sektor serang Juventus jadi yang sangat garang, bagus pada Liga Italia (16 gol) serta Liga Champions (5 gol) untuk saat ini.

Jantung pertahanan pun tak menerima kekalahan ciamik. Juventus jadi satu dari sekian banyak kesebelasan yang tidak sudah kemasukan pada Liga Champions.

Adapun pada Liga Italia, Giorgio Chiellini dan kawan-kawan baru saja kemasukan 5 kali, ataupun yang paling baik ke 2 usai Sampdoria.